![]() | |||||||||||||||||
| Inilah kisah dua bocah yang tetap ingin sekolah meskipun kehidupan keluarganya jauh dari kata sederhana. (Foto: Viral4real)
Bagi sebagian anak-anak bisa jadi sekolah adalah hal yang paling
menyebalkan. Bangun pagi, belajar, belum lagi ada segudang pekerjaan
rumah (PR) yang harus dikerjakan sepulang sekolah. Namun tentu saja ada
banyak anak-anak yang sangat suka belajar demi mengejar cita-citanya,
salah satunya adalah dua bocah yang kini kisahnya tengah menjadi viral.
Masih mengenakan seragam, dua bocah ini duduk dipinggir jembatan
penyebrangan. Tentu saja mereka tidak sedang ngumpet lantaran membolos
sekolah. Setiap harinya, sepulang sekolah Marlon Mendoza (11 tahun), dan
Melvin (9 tahun) selalu pergi ke jembatan yang sama untuk berjualan
bunga sampaguita—bunga yang dipakai oleh masyarakat penganut Katolik
untuk digantung di kaca kendaraan.
Dilansir dari Viral4real, tentu bukanlah tanpa sebab mengapa
Marlon dan Melvin yang asal Kota Quezon, Filipina itu masih harus
berjualan usai pulang sekolah. Ya, impian Marlon dan Melvin untuk
menggapai cita-cita tak pupus hanya karena keluarga mereka miskin,
mereka tetap ingin berusaha, meskipun itu harus mengorbankan waktu
istirahatnya.
Jangan salah, bagi kedua bocah malang tersebut
belajar bisa di mana saja dan bisa dilakukan saat mereka tengah
berjualan. Seperti yang terlihat dalam sebuah foto, Marlon dan Melvin
tengah serius belajar dengan duduk dipinggir jalan, dan dihadapan mereka
ada bunga sampaguita. Inilah yang dilakukan mereka berdua setiap hari,
sambil menunggu pembeli mereka membuka buku pelajaran dan membacanya
dengan serius.
Sumber : bintang.com
|
Kamis, 15 Desember 2016
Kisah Dua Bocah yang Sedang Serius Membaca di Pinggir Jembatan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar